Uncategorized

Yang lebih bersinar dari yang lain…

Bismillahirrahmanirrahiim…

Setiap malam, jika langit tidak berawan, bintang-bintang akan terlihat jelas dari bumi. Pastinya dengan skala ukuran yang jutaan lebih kecil dari aslinya. Menunjukkan betapa kecilnya kita manusia, sudah kecil, masih ada yang sombong pula.

Menikmati pesona bintang bisa dimana saja. Yang jelas bukan diruangan tertutup. Salah satu anugrah yang diberi Allah kepada saya, saya disediakan tempat tinggal, walau sebuah hanya sebuah kamar, yang terletak dilantai atas, pokoknya pas jiddan deh lokasinya. Nah, di lantai atas terdapat sebuah wilayah persegi panjang yang tak terlalu luas. Cukup untuk jemuran dan saya. Disinilah saya seirng menikmati terbenamnya matahari dan langit sore, juga bintang-bintang malam dengan segelas bandrek susu ataupun sekedar ngeteh.

Namun baru malam-malam belakangan ini baru saya sadari ada satu bintang yang lebih bersinar dari bintang-bintang yang lain. Saya kira itu Kartika, Bintang Utara. Tapi setelah saya amati bintang itu terletak di barat.

Walau yang lain pun sama bersinarnya tapi bintang barat ini terlihat lebih bersinar dari yang lain. Pemandangan ini malah mengingatkan saya pada perkataan Ustadz Anis Matta pada suatu ceramah. Ada banyak orang pintar dan cerdas di dunia ini, namun kenapa tidak semua produktif. Letak perbedaan mereka adalah pada KEMAUAN.

Pada tataran realita yang terlihat memang seperti itu. Ada banyak Muslim yang pintar dan cerdas, seharusnya cukup untuk membangun kembali peradaban Islam yang jaya seperti masa lampau. Namun mengapa ada yang produktif ada yang tidak, ada yang kreatif ada yang tidak, ada yang solutif ada yang tidak, muara perbedaannya terletak pada KEMAUAN masing-masing individu. Karena jembatan antara impian dan realita adalah KEMAUAN.

Termasuk saya mungkin. Bagaimanapun tulisan ini untuk sarana perbaikan saya juga. Masing-masing kita itu pintar dan cerdas. Apa gara-gara tidak pintar fisika dan kimia lantas dibilang bodoh? Apa gara-gara tidak pintar di bidang bahasa dan sastra lantas dibilang bodoh juga? Apa lantas karena tidak pintar bermusik atau melukis termasuk bodoh juga? Kalau itu ukuran bodoh bisa-bisa semua manusia di dunia ini semuanya orang-orang bodoh. Karena setiap manusia memiliki kemampuan di lini masing-masing. Dan orang-orang yang menghasilkan karya besar pastinya bukanlah orang-orang yang memiliki kemauan lemah. Mungkin itu yang membedakan mereka dengan kita.

Itu sajalah ocehan singkat saya dulu. Semoga bermanfaat.

“Innallaha laa yughoyyiru maa biqowmim hattaa yughoyyiru bianfusihim..” (ar-Ra’d : 11)

[“Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan mereka sendiri..”]

Shadaqallahul’azhiim…

humaiRA  – Pengamat Langit

Bumi Allah, 14 Juni 2010

“Lemahnya kemauan merupakan tanda melemahnya kehidupan hati.”

[Prof. Dr. Taufiq Yusuf al-Wa’iy]

http://rabytah.multiply.com/journal/item/85/Yang_lebih_bersinar_dari_yang_lain…

4 thoughts on “Yang lebih bersinar dari yang lain…

  1. Setiap orang memiliki mimpi, dan itu sah-sah saja. Kita boleh bermimpi, tapi yang lebih penting adalah bagaimana kita segera bangun dan mewujudkan mimpi nya. KEMAUAN tentunya disertai dengan TINDAKAN yang tepat tentunya akan membuat seseorang semakin dekat dengan impiannya..salam kenal🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s