Uncategorized

Cerita Beranjak Siang : Brunei, Linguistic, dan lain-lain

Ada apa dengan Brunei? Ga ada apa-apa sih. Cuma pengen majang aja.

Sedikit cerita, soalnya lama saya ga’ ngeblog dan menyentuh notebook marun eksotis ini. Akhir-akhir ini males melakukan ritual penampakan di dunia maya.

Jadi sedikit cerita (mudah-mudahan memang sedikit ), alhamdulillah saya nyambung kuliah lagi. USU? Ah, bukan. Saya ga’ dapet izin dari kantor tempat saya bersemayam untuk lanjut kuliah keluar (-_-) Sementara di Pulau ini ga ada Universitas yang udah terakreditasi. Jadi saya nyambung di Universitas Terbuka Negeri Indonesia (kerennya disingkat UT). Tadinya mau ambil akuntansi/manajemen, sesuai jurusan saya. Tapi…

Dari masa-masa pake seragam putih abu-abu dulu saya sebenernya sudah menyadari, hitung-menghitung bukan bidang saya. Tapi entah kenapa, justru dari yang putih abu-abu sampe saya kuliah jurusan yang saya ambil jurusan hitung-menghitung (mulai mimisan).

Dengan teori Irastoteles formula kemampuan otak saya adalah : 98% menghafal + 2% hitung-menghitung. Konklusi : benci perhitungan.

Alhamdulillah, diberikan Allah kemudahan gampang menghafal. Ini juga merembes pada kemampuan menguasai bahasa. Biasanya mudah mempelajarinya asal sering berinteraksi. Tentu saja hal ini baru disadari saat setelah bekerja (soalnya pas kerja sering dikirim kemana-mana) otomatis jumpa orang banyak dengan bahasa yang berbeda.

Sebenarnya ga juga sih (plinplan), dari dulu nilai yang berkaitan dengan bahasa, literatur, sejarah, ga pernah nembus nilai E, alhamdulillah selalu A. Ahh, saya jadi pengen muter lagu Fatwa Pujangga S. Effendy…

Tapiii sayaaang… sayang sayang, seribu kali sayaaaang~……..

Bete banget juga lah. Kenapa ga dari dulu aja ya konsisten dengan pilihan sendiri. Akhirnya sharing sama orang kantor. “Tak ada yang terlambat selama raga masih dikandung jasad!” Beugh! Semangat jiddan yeuh dengarnya!😀

At last, saya ambil S1 Sastra Inggris Bidang Minat Penerjemahan. Kenapa ambil itu? Soalnya ga ada jurusan sastra laennya di UT. Heu miris (-_-). But it’s okay. Seriously i’m so confidence with this “thing” (mulai sok ng-english).

Terus Brunei?

Ehem. Itulah. Diri ini kadang bebal minta ampun. Kepedeannya luar biasa (mulai mimisan lagi). Bebal, kepedean, tambah tak tau diri. Hoo~ diriku ini perpaduan keramat nan eksotis.. hoho…

Brunei is only one of my plans. Kemaren ngoprek-ngoprek internet, and i found Brunei! Selain itu ya karena jurusannya menarik hati, dan sesuai dengan yang lagi saya tekuni sekarang. Tapi ini bisa berubah kapan aja. Soalnya denger-denger lulusan UT cuma bisa nyambung S2 di universitas dalam negeri. Mudah-mudahan sih ga’ bener. Alasan lainnya, karena cuma baru sempet searching Brunei aja😀

Selain itu (lagi), setelah saya baca-baca, semua biaya gratis (hoho… ini poin pentingnya), sampe biaya kacamata pun ada. Lagipula Brunei kultur nya masih sama dengan Indonesia, masih serumpun lah. Untuk Muslimah seperti saya masih aman disana ketimbang sekolah ke Jerman (pret :P).

Trus kerja gimana?

Entahlah, saya tak berminat lama di tempat bersemayam saya yang sekarang. My Place right now is “not me”. Inginnya jadi dosen aja, kalo ga’ penerjemah. Waktu dengan keluarga jadi ga’ berkurang.

Planning-list saya banyak. Planning A, B, C, D. Tentu saja unsur menikah tetap ada di setiap planning (hahhagh.. ini sih dari jaman awal kuliah -> korban obsesi senior). Di cekoki terus sama senior bahwa “menikah dini” itu jauh lebih baik, akhirnya kebawa-bawa sama juniornya. Obsesi turun-temurun.

Sekarang?

Ramadhan. Mudah-mudahan bisa khatam 2 ronde Ramadhan kali ini. Lagi fokus sama hafalan. Beranjak ke al-Qalam. Soalnya besok ada hifzhil Qur’an di DPD. Tasmi’ juz 30 (_ _!!) *mimisan lagi*. Jadi sakit perut ingetnya. Masih belepotan. Males ikut sebenernya. Lagian besok dinas pengamatan pagi *cari alasan*. Mudah-mudahan tahun ini saya bisa lancar 2 Juz. Aamiin ya Allah…

Lagi fokus perbaikan diri (juga). Sedang berbenah. Ada banyak yang mau dilupakan. I’m such a sensitive-one. I’m on the way to learn, learn, and learn. Just “learn”! Hoho. Untuk mencetak generasi Qur’ani, Emak nye juga kudu Qur’ani juga kan. Seperti pesannya Ust. Tamim dan Bu Wirianingsih : “Memilih pasangan bukan semata persoalan duniawi tetapi sebuah investasi akhirat.” Terinspirasi dari sini –> http://rabytah.multiply.com/reviews/item/29 (SubhanAllah ya😀 what a great parents!)

Kalo kuliah, insyaAllah November ini UAS. Saya lagi ngoprek-ngoprek internet cari bahan-bahannya. Mudah-mudahan lancar.

Apalagi?

Oya, saya betah dengan keluarga baru saya, maksudnya dimana saya tinggal sekarang. Ada 3 ponakan lucu (fadhil, farhan, sama fira). Alhamdulillah =] Mereka yang mewarnai hari-hari sepi ya (cye-elah..). Udah jadi ‘Ammah (tante) sekarang. Ga’ dipanggil Kakak lagi :p Berasa tua😀

Trus, bagi pengunjung setia facebook dan multiply saya (cuih, pede), Ramadhan ini fb saya lagi hibernasi, ga’ tau sampai kapan, gitu juga dengan multiply saya. Sekarang cuma nongkrong di twitter (http://twitter.com/rabytah) ma blog saya ini (https://dibumi.wordpress.com). Blog wordpress saya juga hibernasi alias off untuk waktu-yang-tak-dapat-ditentukan. New place, new air.

Terus….

Kaya’nya udah..😀 *ga inget mau cerita apalagi soalnya*. Ntar kalo “inget” ada cerita apalagi akan dicoret-coret lagi di blog ini.

-ini nih yang namanya “sedikit cerita”?-

University of Brunei Darussalam, Faculty of Arts and Social Sciences (FASS) :

http://www.ubd.edu.bn/

–  http://www.ubd.edu.bn/academic/faculty/FASS_V2.1/

“Perjuangan dan pengorbanan telah mencatatkan dirinya di lembaran sejarah sebagai syarat tercapainya cita.” (iRAstoteles)

“Buku Jendela Dunia, Bahasa Pintunya.”

di Bumi, 21 Agustus 2010

4 thoughts on “Cerita Beranjak Siang : Brunei, Linguistic, dan lain-lain

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s