Parenting

Membentuk Keluarga Generasi Qurani (kultwit @akuaisemangka)

Berikut ini adalah rangkuman kultwit neng Ai. Bela2in dipaketin di wp. Ketauan sih ini ga bisa nge-chirp :p heheh… Aku rangkum karena aku rasa kultwit ini inspiring and hardly-recommended untuk dibaca, baik yang sudah menikah maupun yang belum menikah.

Aku sendiri selalu merasa kecil dan malu setiap kali baca pengalaman keluarga-keluarga yang berhasil mencetak para penghafal al-Quran. SubhanAllah.. setiap kisah mereka selalu menjadi semacam lecutan semangat untuk lebih baik lagi, semangat yang kadang acapkali naik turun😦

Sila dibaca ya, semoga bermanfaat dan menjadi charger ruhiyah untuk mencetak generasi Qurani di rumah-rumah kita🙂

Bismillahirrahmanirrahiim…

1. Sy mau sharing ilmu yg sy dapet di acara @salamui: Talkshow “Membentuk Keluarga Generasi Qurani” pk9-12 siang tadi di MUI #GenerasiQurani

2. Pembicaranya Ustdz. Aan Rohanah (pimp. PPP Darul quran), Ust. Budi Dharmawan (pendiri Yayasan Ummu Habibah) & para hafidz #GenerasiQurani

3. Di antaranya ada Wirda (putri ust. Yusuf Mansyur), Faris (putra ustzh Wirianingsih) & Umar (putra ustzh Yoyoh Yusroh) #GenerasiQurani

4. Talkshow Keluarga Sakinah itu dibuka dgn pertanyaan utk Ust. Budi: Bagaimana membangun keluarga generasi Qurani? #GenerasiQurani

5. Rujukan kita adl “Sebaik2 generasi adl #GenerasiQurani“. Tetaplah berupaya membentuknya meski generasi zaman Rasulullah tetap yg terbaik.

6. Lingkup terkecil dlm masyarakat adl keluarga. Maka, langkah pertama membentuk #GenerasiQurani bukan dgn mencari seorang istri, tapi ibu.

7. Loh, apa bedanya? Jelas beda. Jika mencari istri, maka karakter yg dikedepankan adl idealita diri. #GenerasiQurani

8. Sedangkan jika mencari ibu bagi anak2 kita, maka idealita #GenerasiQurani lah yang utama, Terlihat jelas kan yah perbedaannya?

9. Begitu sebaliknya. Jika ingin membentuk #GenerasiQurani, yg dicari karakter ayah, bukan suami. Anak yg shalih dari orangtua yg shalih.

10. Mengapa #GenerasiQurani? Ustdz Aan: pertama krn keutamaan dari alQuran. Jika ingin membentuk keluarga islami, maka jiwanya hrs alQuran.

11. Jika ingin mendidik anak yg shalih, tapi tetap bs berkarya besar di masyarakat, maka anak tsb juga hrs berjiwa alQuran. #GenerasiQurani

12. Mengapa #GenerasiQurani? Alasan kedua: Sebaik2 kamu adl yg belajar alQuran & mengajarkannya. Moga Allah & para malaikat mendoakan kita.

13. Keluarga sdh terbentuk, selanjutnya bangun Visi Keluarga: Mengembalikan zaman ke dlm #GenerasiQurani ~> dari keluarga hingga masyarakat.

14. Langkah2nya: Sering berinteraksi dgn alquran, Ortu menjadi tauladan bagi anak & saling memotivasi utk menjadi hafidz/ah #GenerasiQurani

15. Lingkungan itu pengaruhnya besar. Maka, jgn pernah lelah berdoa utk menjadi penghafal alQuran, semoga Allah memudahkan. #GenerasiQurani

16. Mengapa ingin mjd penghafal alQuran? Dan bertuturlah Wirda, Faris, serta Bang Umar ttg motivasi & pengalaman mereka #GenerasiQurani

17. Faris: Berlatar dr ortu yg cinta Quran, maka dibangunlah kebiasaan: mendengarkan Quran, berkisah ttg hafidz sukses, dll #GenerasiQurani

18. Tapi tetap saja, kesadaran utk menghafal alQuran berasal dr diri sendiri. Tugas orangtua menskenariokan dan mengarahkan #GenerasiQurani

19. Wirda: Menghafal Quran karena lingkungan mendukung untuk itu. Bapaknya ustadz, tinggal di kampung Quran. Lengkaplah. #GenerasiQurani

20. FYI, Wirda ini home schooling. Biar bisa fokus menghafal. Di sini, Ust. @Yusuf_Mansur kasih pemahaman yg menyejukkan… #GenerasiQurani

21. Kata Ust @Yusuf_Mansur, “Kalo mengejar dunia, maka hny dunia yg kamu dapatkan. Tp kalo akhirat, maka duniapun akan ikut” #GenerasiQurani

22. Wirda kembali berkisah ttg mimpi bertemu Rasulullah saw dan Abu Bakar ra pasca keinginannya utk berhenti menghafal #GenerasiQurani

23. Sy gak akan ceritain detil mimpinya yah. Teman2 sila tonton video acara Chatting dgn YM di sini: http://bit.ly/ORCopJ  #GenerasiQurani

24. “Kalau kamu yakin utk menghafal, insyaAllah akan dimudahkan.” Intinya begitu pesan Rasulullah saw pada Wirda (dan kita) #GenerasiQurani

25. Oya, Wirda juga membagi tipsnya dlm menghafal Quran: 1. Jaga mata. 2. Jaga aurat. MasyaAllah.. singkat tapi jleb banget! #GenerasiQurani

26. Nah, di sini Umar, putra alm Ustdz. Yoyoh lebih byk berkisah ttg ibunda tercinta: saat ke Gaza hingga mimpi2 membentuk #GenerasiQurani

27. Di Gaza, para ummahat yg ditemui Ustdz. Yoyoh memperkenalkan diri begini: Sy fulanah, memiliki anak sekian & sy hafidzah #GenerasiQurani

28. Tampaknya mudah mencetak anak #GenerasiQurani di Gaza yaa. Jelas krn ortunya berjiwa Quran & lingkungan yg selalu menyenandungkan Quran

29. Inilah tantangan yg dibawa Ustdz Yoyoh sepulang dari Gaza. Bagaimana membuat Quran hadir di tengah masyarakat Indonesia #GenerasiQurani

30. Sudah cukup yah umat Islam terpuruk. Banyak tp seperti buih di lautan. Maka, saatnya bangun #GenerasiQurani! Kembalikan kejayaan Islam!

31. Ustdz Yoyoh lalu membentuk pesantren Quran bagi anak. Knp dimulai dr anak2? Karena mereka akan mjd kiayi2 majlis ta’lim #GenerasiQurani

32. Menjadi Ust/Ustdz yg mendidik & menumbuhkembangkan #GenerasiQurani. Ngaji bukan sekadar salawatan, tp ada muatan2 Quran yg disampaikan.

33. Jadi, kita dituntut bukan hanya untuk hafal Quran, tapi juga memahami dan mengamalkan isinya dengan baik. #GenerasiQurani

34. Terakhir, ada sedikit sharing juga dr Nugraha, mhs FE UI yg hafidz.Ia juga berkisah ttg pengalamannya menghafal Quran #GenerasiQurani

35. Saat kelas 1 SMA, Nugraha bertekad menuntaskan hafalan Qurannya. Alasannya karena ingin fokus persiapan ujian masuk PTN. #GenerasiQurani

36. Maka, iapun menghafal tiap ba’da maghrib hingga adzan isya setiap hari. Sayang, waktunya terasa kurang bagi Nugraha. #GenerasiQurani

37. Hanya ada satu solusi jika ingin hafalannya bertambah banyak: Potong waktu main! #GenerasiQurani

38. Setiap orang yg ingin menghafal harus punya waktu khusus. Kalo nggak, namanya mimpi! Karna tdk terlihat keistiqomahannya #GenerasiQurani

39. Dari semua pengalaman yg dibagi itu, terangkum sudahlah: Ini bukan soal bisa atau tidak. Tapi mau menghafal atau tidak? #GenerasiQurani

40. Sekian kultwit #GenerasiQurani. Moga bermanfaat & melecut kita utk semangat menghafal Quran. Menjadi bagian dari Generasi Qurani. #NtMS

5 thoughts on “Membentuk Keluarga Generasi Qurani (kultwit @akuaisemangka)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s