Pregnancy

Feeling So “Baby Blues”?

Ya that’s me in the first week Arkan’s born. Bawaannya mellow2 lembayung senja gitu. Mungkin karena pas lahiran jauh dari orangtua dan mertua juga. Selain fisik yang belum pulih, belum terampil ngurus bayi, adaptasi dengan kehidupan baru (dan jadwal baru) hingga ASI yang sedikit (padahal mah ASI di awal memang sedikit ya, akibat kurang pengetahuan😐 )

Beberapa kali baca sekilas soal Baby Blues di buku-buku pregnansi yang kubeli. Beneran sekilas ini, karena dari sekian banyak bab malah lebih excited pada daftar perlengkapan bayi yang harus dibeli, dasarr..

Baby Blues Syindrome yang biasa juga dikenal sebagai Postpartum Distress Syndrome merupakan suatu kondisi dimana muncul perasaan gundah gulana atau adanya perasaan sedih yang di alamai oleh para ibu pasca melahirkan. Kondisi ini biasanya terjadi pada 14 hari pertama pasca melahirkan dan cenderung memburuk pada 3 atau 4 hari pasca melahirkan. Namun jika ibu mengalami kondisi yang sama melebihi batas normal 2 minggu, maka baiknya ibu berkonsultasi dengan dokter, karena di khawatirkan mengalami Postpartum Depression.
Source : http://bidanku.com/index.php?/mengenal-dan-mengatasi-baby-blues-syndrome

 

Baby blues syndrome atau postpartum syndrome adalah kondisi yang dialami oleh hampir 50% perempuan yang baru melahirkan. Kondisi ini dapat terjadi sejak hari pertama setelah persalinan dan cenderung akan memburuk pada hari ketiga sampai kelima setelah persalinan. Baby bluescenderung menyerang dalam rentang waktu 14 hari terhitung setelah persalinan.
Source: : http://www.conectique.com/tips_solution/pregnancy/baby_delivery/article.php?article_id=5027

 

Alhamdulillah dapat dilewati dengan segera berkat dukungan keluarga. Terutama dukungan dan semangat suami yang luar biasa. Juga emak yang 3 hari pertama langsung ngacir dari Batam ke tempat kita buat bantu-bantu, dan mama mertua dari Lampung yang luangin waktu seminggu buat training kita berdua, maklum abi umi nubitol😀

Selain itu aku juga berusaha total untuk ga stress. These are my ways :

Me-Time. Sebisa mungkin luangin waktu buat “me-time” sejenak, bahkan walo cuma duduk ngeteh 3 menit. Dan ini jadi kebiasaan sampe sekarang loh. Abis boboin Arkan plus beberes rumah biasa aku luangin waktu sejenak buat tea time or minum susu sambil ngemil.

Doing hobby. Hobi ku baca dan nulis. Sebulan pertama selain beli ini-itu nya Arkan aku juga alokasiin dana buat beli beberapa buku, dan juga baca ulang buku-buku parenting yang udah ada di rak. Memang sempet? SEMPET!🙂 justru sejak kelahiran Arkan waktu yang kami punya malah teralokasikan dengan optimal.

Discussion. Sering ngobrol santai ma suami, kadang juga diskusi serius tentang apa aja, especially tentang topik keluarga dan anak, hal yang baru saja kami jalani sekarang.

Kerjasama. Berbagi tugas dengan suami. Saling menopang dan membantu dalam kegiatan rumah tangga, apalagi saat aku baru melahirkan, suami ga segan-segan bantuin semua tugas rumah tangga.

Dukungan orang terdekat. Siapapun calon bapak, atau yang punya anak pregnant yang lagi baca ini, please support her always. Dukungan orang terdekat itu dampaknya gede loh😀

Be positive. Positif aja🙂 positive thinking is the best way to do all those stuffs😀

Dan dari pengalaman yang sudah terlewati, yang terpenting bukan persiapan materi (such as baby things) dan fisik saja, tapi juga psikis. Pokonya sih, si “baby-blues” itu mau atau tidak akan terlewati oleh waktu mommies. The problem is how long they will stay in your life. Lewat sih memang lewat, tapi nyangkut berapa lamanya itu tergantung kitanya, Moms. Keep fight yaa..

iramarby

ummuarkan-yang-selalu-belajar

picture source : http://babyblues.com/

3 thoughts on “Feeling So “Baby Blues”?

  1. aku juga sempat baby blues Kak Ira
    terkaget-kaget dengan rutinitas baru
    baru melahirkan, jahitan masih sakit, ASI belum keluar, waktu tidur yang berantakan
    Pas masa itu rasanya aku ingin bebas barang beberapa jaaamm aja. Pengen tidur yang pules dan lama *apalagi pas hamil gede aku malah banyak tidur* jadi kayak kaget gitu
    Alhamdulillah, lama-lama teratasi

    Alhamdulillah, setelah dua bulan di rumah dikelilingi bapak-ibu-banyak orang yang siap membantu
    Ternyata bisa juga saat diharuskan balik ke Jakarta

    Kak Ira hebat bisa langsung mandiri
    Suka salut sama new mom yang ngerjain semua sendiri ^^b

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s