Ngeteh · Noted

Sore, Maret, dan Kita

Sambil nulis postingan-sambil-lalu ini saya dan Arkan lagi ngliatin Abi nya Arkan buat kandang kelinci. Yak, the new one😀 setelah kandang kelinci kami yg kmrn itu sudah dirobohkan pasca kyoshi, pikaori, dan momochi mati😦 padahal udah jinak banget dan cukup lama jadi peliharaan kesayangan.

Kami memutuskan untuk membeli kelinci lagi. 2 rabbits will stay in the new kandang. Happy2 ya nci.

Nah, barusan si Abi nanya, “kalo presiden kentut gmn ya?”  sambil martilin kayu2
Umi : ya kentut aja kalii -_-

Dan kemudian umi sambil liat2an sama Arkan sambil juga bacain Abi resep2 MPASI dan juga kandungan2 bahannya. Si umi lagi ngoprek2 dokumen2 group Homemade Healthy Baby Food yg bejibun itu. Sebentar lagi putra kecil kami ini mau lulus S1 Asi soalnya😀 proud of you big guy *tepok2 pundak Arkan

Angin, pohon, danau kecil,rumput depan rumah, yah, mereka ikut nonton. Diselingi dengan bunyi gergaji Abi Arkan.

Happy. Yes i’m happy. Very. As simple as that. Karena ketika bersyukur, ketika itu pula bahagia tinggal di rumah kita. Kita ingin ini, itu, tapi Allah Maha Tau. Dia memberi yang kita butuh. Syukur itu “penyadar” nya. Penyadar bahwa “fabiayyi aala irobbikuma tukadz dzibaan..” Maka nikmat Tuhan mu yg manakah yg kamu dustakan.

“I hope everybody could get rich & famous & will have everything they ever dreamed of, so they will know its not the answer.” – Jim Carrey

Ummuarkan
wife&mommy:)

Ujung Perbatasan

image

One thought on “Sore, Maret, dan Kita

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s