Arkan · Live Love Life · Travelling Diary

My Tree House Singapore (Perpustakaan Hijau Pertama di Dunia untuk Anak-anak)

Salah satu kenikmatan tinggal di perbatasan adalah bisa jalan-jalan ke negara tetangga dengan murah, dan mumpung masih stay di perbatasan maka kami gunakan kesempatan itu sebaik-baiknya.

Untuk mencapai Singapura dari Karimun – Kepulauan Riau, harga tiket yang harus kami bayar sebesar Rp 1.020.000 untuk 3 orang, ini udah tiket PP ya (Pulang – Pergi). Untuk penginapan sendiri kami lebih memilih Backpaker Hotel yang murah meriah (next akan saya review insyaAllah).

NATIONAL BUILDING SINGAPORE
National Library Building of Singapore

Perjalanan ke Singapura beberapa bulan lalu sengaja kami khususkan untuk Arkan putra kami, karena ini perjalanan pertama kalinya Arkan ke luar negeri. Salah satu yang kami kunjungi adalah My Tree House Singapore yang merupakan bagian dari Perpustakaan Nasional Singapura (Children Section of National Library Singapore). Disebut-sebut sebagai World’s First Green Library for Kids karena Perpustakaan ini memang dirancang untuk anak-anak dengan tema yang ramah lingkungan, arena yang luas, dan sebagian properti pembangunannya menggunakan bahan-bahan daur ulang.

Masuknya gratis. Dibuka setiap hari dari jam 10 pagi hingga jam 9 malam dan tutup pada hari-hari libur nasional. Berlokasi di dalam Perpustakaan Nasional Singapura lantai bawah Aula Informasi dan Security. Kalau belum tau lokasinya bisa minta informasi ke Meja Information Center nya.

IMG_20141120_140711Di Aula ini kita juga bisa mengambil booklet bulanan khusus perpustakaan anak secara gratis yang disediakan di rak Meja Informasi dan Security. Konten booklet ini sangat informatif, jadi rasanya wajib ambil. Berisi berbagai macam jadwal acara yang diadakan di My Tree House selama 1 bulan. Ada Movie Screening, story time, Performing Art, Workshop untuk anak dan orang tua, bahkan Baby Yoga pun ada.

Begitu sampai ke lokasi, gerbang yang menyambut pengunjung menggambarkan dengan jelas apa yang ada di dalamnya, seperti mengatakan “welcome to the jungle book, kiddos!”. Bikin anak-anak tidak sabar ingin segera masuk.

GERBANG MASUK
Pintu Masuk ke dalam My Tree House

Saat masuk kita akan ketemu langsung dengan Rumah Pohon (Tree House) yang menjadi jantung dari perpustakaan anak ini. Batang Rumah Pohon ini terbuat dari aluminium dan kayu lapis sedangkan daun-daunnya terbuat dari botol plastik daur ulang. Rumah pohon ini merupakan spot paling diminati anak-anak, bahkan jadi tempat favorit bagi orang tua yang ingin membacakan cerita untuk anak-anak mereka.

TREE HOUSE
The Tree House (Rumah Pohon)

Latarnya yang didominasi warna hijau dengan tema alam, mulai dari karpet, tiang-tiang, rak buku, hingga arena membaca dan bermainnya menjadikan suasana semakin nyaman. Belum lagi design interior nya yang sangat atraktif, tidak heran anak-anak betah didalamnya.

IMG20141116102231
Rak-rak buku yang berbentuk dahan pohon

My Tree House memiliki koleksi 45.000 buku anak-anak dari bayi hingga usia 12 tahun. Pembagian buku-bukunya juga sangat informatif, rak dibagi berdasarkan usia anak, bahkan section for baby pun ada. Selain itu diisi juga dengan koleksi buku dengan empat ragam bahasa Melayu, Tamil, Chinese, dan Inggris.

Ada E-Reading Kiosks nya juga, lho. Semacam komputer yang bisa dipergunakan anak-anak untuk membaca E-Books atau bermain permainan edukatif yang tersedia.

Beberapa sudut dirancang menjadi tempat membaca yang nyaman untuk orangtua yang membawa anak bayi dan balita. Setting perpustakaan ini tidak hanya memudahkan anak-anak, tapi juga orang tua yang membawa anak-anak yang usianya lebih muda.

kidscorner2
Arkan makes friends ^^

Untuk menjangkau Perpustakaan Nasional Singapura lumayan mudah. Perpustakaan ini berlokasi di Victoria Street, di antara Bugis Junction dan Bras Basah Complex, dan berdekatan dengan Singapore Art Museum dan Singapore Management University (SMU). Jika dari Stasiun MRT Dhoby Gaut anda dapat menjangkau perpustakaan ini dengan turun di Stasiun MRT Bras Basah, kemudian jalan sedikit ke Victoria Street.

Nah, sebelum mengunjungi My Tree House di Perpustakaan Nasional, kami sempatkan dulu mampir ke Singapore Art Museum dan mejeng sebentar di Singapore Management University. Karena letak National Library ini juga dekat dengan Bras Basah Complex dan Bugis Junction, setelah bermain dan bereksplorasi di My Tree House, kami langsung melangkahkan kaki menuju Bras Basah Complex untuk berburu buku-buku bekas, pas pula lagi ada bazaar! Kemudian dilanjutkan cuci mata ke Bugis Junction, dan berakhir di Glam Road (Kampung Arab) untuk shalat dan makan. For kids, it’s a recommended trip! (iramarby)

IMG20141116104932
DropBox, buat ngembaliin buku
IMG20141116100747
Instagram corner di depan pintu masuk ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s